Tim Trump Kaji Dampak Jika Harga Minyak Sentuh US$200 per Barel
News
26 March 2026 07:45

Hadriana Lowenkron, Saleha Mohsin, dan Eric Martin-Bloomberg News
Bloomberg, Para pejabat pemerintahan Trump sedang menelaah dampak potensial lonjakan harga minyak hingga US$200 per barel terhadap perekonomian, menurut sumber yang mengetahui masalah ini, sebuah tanda bahwa para pejabat senior sedang mempelajari kemungkinan dampak dari skenario ekstrem terkait perang AS dengan Iran.
Modeling terkait seberapa merugikannya lonjakan harga minyak yang lebih besar terhadap prospek pertumbuhan merupakan bagian dari penilaian berkala yang dilakukan pada masa-masa sulit dan bukan merupakan prediksi, menurut sumber-sumber tersebut.
Modeling bertujuan untuk memastikan pemerintahan siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk konflik yang berkepanjangan, kata sumber yang meminta agar identitasnya tidak disebutkan saat mengomentari hal-hal yang belum dipublikasikan.
Bahkan sebelum perang dimulai, Menteri Keuangan AS Scott Bessent telah mengutarakan kekhawatiran bahwa konflik tersebut akan mendorong kenaikan harga minyak dan merugikan pertumbuhan ekonomi, masih dari sumber-sumber tersebut. Pejabat senior Departemen Keuangan telah menyampaikan kekhawatiran kepada Gedung Putih mengenai fluktuasi harga minyak dan bensin selama beberapa minggu, mengutip beberapa sumber.





























