Logo Bloomberg Technoz

Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan The Fed

News
18 March 2026 10:10

Warga melintas di depan layar Indeks Hang Seng di Hong Kong, Tiongkok, Selasa (23/1/2024). (Paul Yeung/Bloomberg)
Warga melintas di depan layar Indeks Hang Seng di Hong Kong, Tiongkok, Selasa (23/1/2024). (Paul Yeung/Bloomberg)

Anand Krishnamoorthy- Bloomberg News

Bloomberg, Saham Asia mencatatkan penguatan, sementara harga minyak bergerak lebih rendah, mengindikasikan pelaku pasar mulai melihat melewati ketidakpastian geopolitik jangka pendek dan mencari stabilitas.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 1,2% dengan seluruh 11 sektor mencatatkan kenaikan, memperpanjang tren penguatan selama tiga hari. Indeks saham di Wall Street juga lebih tinggi pada Selasa, mencerminkan optimisme yang tetap terjaga meskipun konflik di Timur Tengah belum menunjukkan tanda mereda. Kontrak berjangka indeks saham AS dan Eropa turut bergerak lebih tinggi, menandakan potensi penguatan berlanjut di kawasan lain.


Harga minyak turut memberikan sentimen positif, dengan Brent turun 0,7% ke bawah US$103 per barel.

Konflik di Timur Tengah dan ancaman terhadap Selat Hormuz mengguncang pasar energi, dengan dampak yang merambat ke saham dan obligasi di tengah kekhawatiran kenaikan harga minyak akan mendorong inflasi. Respons pembuat kebijakan kini menjadi perhatian utama pelaku pasar, dengan bank sentral AS dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu waktu setempat.