Logo Bloomberg Technoz

Efek AS-Iran Sepakat Damai, Bursa Saham Jepang dan Korsel Melejit

News
15 June 2026 09:11

Bursa Jepang./dok. Bloomberg
Bursa Jepang./dok. Bloomberg

Kanoko Matsuyama - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Jepang dan Korea Selatan (Korsel) menguat menyusul penurunan harga minyak mentah dunia. Sentimen positif ini dipicu oleh pernyataan Donald Trump bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran akan menandatangani perjanjian damai akhir pekan ini untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Indeks Kospi Korea Selatan melesat hingga 5,2%, sementara indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak hingga 3%. Indeks Topix yang mencakup pasar lebih luas di Tokyo juga menguat hingga 2,3%, didorong oleh kenaikan saham-saham sektor elektronik dan perbankan. Di sisi lain, harga minyak dunia merosot tajam, sementara mata uang dolar AS melemah terhadap yen.


Melalui unggahan di media sosial, Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan resmi dibuka begitu perjanjian ditandatangani pada 19 Juni 2026. Media pemerintah Iran juga mengonfirmasi bahwa kesepakatan akan segera ditandatangani, menyusul pengumuman serupa dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Pembukaan kembali Selat Hormuz dinilai menjadi langkah besar untuk meredakan tekanan rantai pasok yang membebani para produsen manufaktur di Asia sejak konflik pecah. Sebelum perang terjadi, Jepang menggantungkan lebih dari 90% kebutuhan impor minyaknya dari Timur Tengah. Akibat blokade tersebut, industri petrokimia di Jepang sempat mengalami pemotongan produksi dan lonjakan harga.