Logo Bloomberg Technoz

Kariernya berlanjut sebagai Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas pada 2020–2022. Selain pengalaman profesional tersebut, Kiki juga mengantongi sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2019.

Sebelum menjadi anggota dewan komisioner pengganti Ketua dan Wakil Ketua DK OJK, Kiki merupakan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen.

Bawa 8 Program Prioritas

Dalam fit and proper test di hadapan Komisi XI DPR RI, Rabu (11/3/2026)  Kiki mengusung delapan kebijakan prioritas untuk memperkuat sektor jasa keuangan nasional. 

Kiki mengatakan delapan kebijakan tersebut dirancang sebagai arsitektur strategis agar sektor jasa keuangan tidak hanya stabil, tetapi juga terpercaya, inklusif, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.

"Melalui 8 kebijakan ini, kita ingin memastikan bahwa sektor jasa keuangan tidak hanya stabil, tetapi juga terpercaya, inklusif, dan kontributif dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional," jelas Kiki. 

Adapun delapan program prioritas yang diusung meliputi; menjaga stabilitas sektor keuangan, pemulihan kepercayaan publik, mendorong sektor jasa keuangan yang kontributif bagi pembangunan ekonomi nasional, memperkuat pengawasan terintegrasi, mempercepat pendalaman pasar, melindungi konsumen dan masyarakat, memperkuat kelembagaan dan internal OJK, serta meneguhkan sinergi dengan kementerian dan lembaga serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam paparannya, Ia juga menjelaskan stabilitas sistem keuangan akan menjadi jangkar utama kebijakan OJK. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi yang lebih erat dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), termasuk pertukaran data, koordinasi kebijakan, kesiapsiagaan menghadapi potensi krisis, serta penguatan sistem peringatan dini.

Selain itu, OJK juga akan memperkuat permodalan lembaga jasa keuangan, menyempurnakan manajemen risiko, serta meningkatkan ketahanan teknologi informasi dan keamanan siber.

(ell)

No more pages