Kemenkes Bantah Vaksin Mengandung Microchip di Tengah KLB Campak
Recha Tiara Dermawan
11 March 2026 10:40

Bloomberg Technoz, Jakarta -Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membantah informasi yang menyebut vaksin mengandung microchip atau senjata pemusnah massal. Pemerintah menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Penegasan itu disampaikan Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka Andalucia, saat memberikan penjelasan terkait penanganan kejadian luar biasa (KLB) campak di Indonesia.
“Informasi bahwa vaksin mengandung microchip atau senjata pemusnah massal adalah hoax dan tidak dapat di tanggung jawabkan,” ujar Lucia.
Ia menjelaskan bahwa vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional hanya berisi komponen biologis atau sintetis yang berfungsi untuk merangsang sistem imun tubuh agar mampu mengenali serta melawan penyakit. Kandungan vaksin tersebut juga telah melalui evaluasi ketat oleh regulator kesehatan.
Menurut Lucia, setiap vaksin yang digunakan di Indonesia telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan serta dievaluasi oleh lembaga kesehatan global seperti World Health Organization. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan efektivitas vaksin sebelum digunakan secara luas.
































