Logo Bloomberg Technoz

Duta Besar Laura Dogu, yang mendampingi Burgum, telah menjabat sebagai Kuasa Usaha untuk Unit Urusan Venezuela sejak akhir Januari. Sebagai langkah balasan, Rodríguez menunjuk Félix Plasencia sebagai perwakilan Venezuela di AS beberapa minggu kemudian.

"Ini adalah pengakuan formal atas hubungan diplomatik yang sebenarnya sudah terjalin sejak penunjukan Kuasa Usaha AS," ujar José Ignacio Hernández, spesialis senior di konsultan Aurora Macro Strategies. "Dampak utamanya adalah Plasencia kemungkinan besar akan diakui secara diplomatik, yang memungkinkannya mengambil alih kendali atas kantor diplomatik dan konsuler."

Sebelumnya, AS menutup kedutaan besarnya di Caracas pada 2019, ketika Trump pada masa jabatan pertamanya mengakui tokoh oposisi Juan Guaidó sebagai presiden dan menyatakan terpilihnya kembali Maduro pada 2018 tidak sah.

Pengumuman Departemen Luar Negeri ini sekaligus mengakhiri spekulasi apakah AS akan secara resmi mengakui Edmundo González—yang dinyatakan sebagai pemenang pemilu 2024—atau mencoba membuka jalan bagi pemimpin oposisi sekaligus pemenang Nobel Perdamaian, María Corina Machado, untuk mengambil alih kekuasaan.

Melalui unggahan di media sosial pada Rabu lalu, Trump melontarkan pujian kepada Rodríguez dengan menyebutnya sebagai "Presiden Venezuela". Trump menyatakan bahwa Rodríguez "melakukan pekerjaan yang hebat dan bekerja sama dengan perwakilan AS dengan sangat baik." Rodríguez pun membalas pujian tersebut dengan berterima kasih kepada Trump di hadapan kerumunan jurnalis di depan istana kepresidenan.

Meskipun pemulihan hubungan diplomatik ini merupakan sinyal positif, hal tersebut belum berarti AS mengakui otoritas interim secara penuh untuk tujuan representasi hukum. Francisco Rodríguez, seorang ekonom dan profesor hubungan internasional di University of Denver, menyebut bahwa pemerintahan Rodríguez masih membutuhkan otorisasi lebih lanjut dari Trump untuk mendapatkan kembali kendali atas aset luar negeri.

"Apakah otorisasi tersebut akan diberikan, sangat bergantung pada seberapa ketat Washington ingin 'mengendalikan' pemerintahan Rodríguez," pungkasnya.

(bbn)

No more pages