Isu utama yang hingga kini belum menemui titik temu dalam negosiasi adalah tuntutan Rusia agar Ukraina menyerahkan wilayah di wilayah Donetsk timur. Wilayah tersebut gagal direbut sepenuhnya oleh pasukan Moskow dalam pertempuran yang telah berlangsung sejak 2014.
“Kami terus menjalin komunikasi dengan Amerika Serikat hampir setiap hari,” tambah Zelenskiy, menegaskan bahwa Kyiv selalu siap untuk memulai pembicaraan baru.
Meski negosiasi damai terhenti, kemajuan tercapai di sektor kemanusiaan. Pada hari Kamis, Rusia mengumumkan bahwa kedua belah pihak akan melakukan pertukaran 500 tawanan dari masing-masing kubu sebagai bagian dari kesepakatan yang sebelumnya dicapai di Jenewa.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa 200 tawanan dari tiap pihak ditukar pada hari Kamis, disusul 300 tawanan lainnya pada hari Jumat. Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat dilaporkan turut membantu memediasi kesepakatan pertukaran ini.
Melalui unggahan di platform X, Zelenskiy mengonfirmasi bahwa 200 tawanan Ukraina telah kembali ke Ukraina hari ini.
(bbn)
































