Kapal Perang Ditenggelamkan AS, Iran Siapkan Aksi Balas Dendam
News
05 March 2026 17:00

Dan Strumpf, Sudhi Ranjan Sen dan Jon Herskovitz - Bloomberg News
Bloomberg, Langkah Amerika Serikat (AS) menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka telah memperluas eskalasi perang Timur Tengah hingga ke ambang pintu India. Insiden ini mengguncang pendekatan diplomatis New Delhi, terutama setelah Iran bersumpah akan membalas serangan tersebut.
Sebuah kapal selam AS menenggelamkan kapal fregat Iran, IRIS Dena, di lepas pantai Sri Lanka pada hari Rabu (4/3). Sebanyak 32 pelaut berhasil diselamatkan, sementara lebih dari 100 lainnya dinyatakan hilang atau tewas. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya sejak Perang Dunia II sebuah kapal selam Amerika menyerang kapal permukaan.
Iran bereaksi keras atas insiden ini. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut serangan itu sebagai "kekejaman" dan memperingatkan bahwa AS "akan sangat menyesali perbuatannya."
Serangan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah kapal Iran itu berpartisipasi dalam latihan angkatan laut utama India atas undangan resmi New Delhi, berdampingan dengan kapal perang India dan negara asing lainnya. Insiden ini menempatkan pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi dalam posisi terjepit karena selama ini berupaya menghindari keberpihakan dalam konflik Timur Tengah yang kian meluas.































