Logo Bloomberg Technoz

Blinken: Perang Iran Bisa Kuras Senjata AS, Untungkan Rusia-China

News
05 March 2026 07:15

Antony Blinken, Menteri Luar Negeri AS (Sumber: Bloomberg)
Antony Blinken, Menteri Luar Negeri AS (Sumber: Bloomberg)

Magdalena Del Valle dan David Gura - Bloomberg News

Bloomberg, Mantan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyatakan bahwa perubahan nyata di Iran memerlukan fokus militer Amerika Serikat (AS) yang berkelanjutan di Timur Tengah. Namun, hal ini berisiko menguras stok persenjataan AS dan menjadikannya rentan terhadap serangan dari musuh lain, seperti Rusia dan China.

Diplomat utama di era pemerintahan Joe Biden tersebut menyampaikan kekhawatirannya dalam podcast Bloomberg Big Take bersama David Gura pada hari Rabu (4/3). Ia mencemaskan skenario di mana Amerika "begitu menghabiskan persenjataan kita, butuh waktu lama untuk membangun kembali. Sehingga menempatkan kita pada posisi yang tidak menguntungkan ketika berhadapan dengan, katakanlah, China atau Rusia."


Pernyataan ini muncul pada hari kelima operasi tempur setelah AS dan Israel meluncurkan perang melawan Iran. Kekhawatiran kini meningkat bahwa konflik ini bisa berubah menjadi perang atrisi atau perang untuk saling menjatuhkan lawan dengan menguras tenaga dan sumber daya.

"Mereka ingin mencoba menimbulkan begitu banyak penderitaan sehingga kita tidak bisa mempertahankan upaya tersebut," kata Blinken mengenai pihak Iran. Namun, ia menekankan bahwa pada akhirnya kemampuan AS untuk bertahan akan bergantung pada "pasar dan amunisi."