Sebagai contoh, AS telah menghabiskan sejumlah rudal seharga US$4 juta (sekitar Rp67 miliar) hanya untuk menghancurkan drone Iran yang harganya sekitar US$20.000 (sekitar Rp330 juta). Menanggapi tantangan ini, kontraktor pertahanan utama termasuk Lockheed Martin Corp dan RTX Corp dijadwalkan bertemu di Gedung Putih pada hari Jumat, seiring desakan Pentagon untuk mempercepat produksi senjata.
Blinken, yang menjabat saat Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023 dan telah belasan kali mengunjungi Timur Tengah, memperingatkan pentingnya dukungan publik Amerika. Tanpa dukungan rakyat untuk upaya perang yang berkelanjutan—termasuk potensi pengiriman pasukan darat guna memastikan perubahan pemerintahan di Teheran—"segala pencapaian militer akan sia-sia."
"Presiden secara teoritis bisa mendeklarasikan kemenangan besok dan mengklaim bahwa kerusakan parah telah terjadi pada rezim tersebut—pada rudal, program nuklir, hingga angkatan laut mereka—lalu menyudahinya," kata Blinken. "Tapi kemudian, untuk apa?"
Meski demikian, Blinken menyebutkan bahwa beberapa konsekuensi serangan tersebut bisa berbuah positif. Ia mencontohkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta skenario di mana program nuklir Iran berhasil dimusnahkan.
"Jika—dan ini adalah 'jika' yang sangat besar—hal ini menghasilkan perubahan nyata di Iran, Anda akan melihat prospek sebuah kawasan yang bergerak ke arah yang sangat berbeda," pungkas Blinken.
(bbn)



























