Logo Bloomberg Technoz

Perubahan status tersebut juga muncul di tengah upaya maskapai untuk mengelola restrukturisasi dan menyesuaikan operasi dengan tuntutan pasar penerbangan global yang semakin kompetitif.

Menurut Skytrax, produk layanan yang dinilai sudah tertinggal menjadi faktor utama yang menyebabkan Garuda tidak lagi memenuhi kriteria tertinggi pemeringkatan. Penurunan status ini kontras dengan kondisi tahun-tahun sebelumnya, di mana maskapai pernah dipandang sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Suasana bandara di terminal check-in Garuda Indonesia. (Bloomberg)

Garuda Indonesia tercatat sebagai maskapai yang pernah mendapatkan predikat 5-Star, mencerminkan kualitas layanan dan fasilitas yang sangat tinggi sesuai standar Skytrax saat itu.

Tantangan kini berada pada bagaimana Garuda Indonesia dapat memperbaiki fisik produk layanan, pengalaman penumpang, dan fasilitas di lapangan agar kembali memenuhi kriteria Skytrax untuk predikat 5-Star.

“Meskipun standar layanan staf dinilai masih baik, standar produk layanan dinilai telah mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir sehingga tidak lagi mampu mempertahankan tingkat peringkat sebelumnya,” papar mereka.

(ibn/wep)

No more pages