Pasar saham kemungkinan akan mengalami tekanan secara menyeluruh pada hari Senin karena investor meninggalkan aset berisiko.
Industri yang sensitif terhadap harga minyak seperti produsen karet dan pembuat kendaraan berpotensi menjadi yang paling terdampak.
Saham Jepang dinilai sangat rentan karena “ketergantungan tinggi pada minyak mentah Timur Tengah,” ujar Nobuhiko Kuramochi, wakil presiden Parasol Research Institute.
Sektor seperti transportasi udara, laut, dan darat dapat menghadapi tekanan jual akibat kenaikan harga minyak, sementara saham defensif bisa memberikan sedikit penopang, kata Kuramochi.
Pemasok suku cadang otomotif Jepang seperti produsen ban menghadapi risiko penurunan laba akibat “kenaikan tajam harga minyak,” yang kemungkinan akan membebani harga saham mereka, tulis analis Citigroup Arifumi Yoshida dalam sebuah catatan.
Saham produsen ban Sumitomo Rubber Industries dan Toyo Tire turun lebih dari 5%.
(bbn)





























