Logo Bloomberg Technoz

IHSG Melemah, Investor Asing Tetap Borong Saham Ratusan Miliar

Muhammad Julian Fadli
27 February 2026 07:04

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 26 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah usai kehilangan 1,04% menyentuh posisi 8.235,26. Menariknya, investor asing masih mencatat net buy ratusan miliar.

Berseberangan jauh dengan tren pelemahan IHSG, investor asing gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp341,26 miliar pada perdagangan saham seluruh pasar. Namun memang, pada pasar reguler investor asing net sell Rp409,35 miliar.

Adapun investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencapai Rp170,99 miliar. Enggan selaras dengan pembelian, saham BUMI melemah 4,44% menuju posisi Rp258/saham.

Penutupan Saham BUMI pada Kamis 26 Februari 2026 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran akumulasi oleh investor asing sepanjang perdagangan Kamis (26/2/2026):

  1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp170,99 miliar
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp128,39 miliar
  3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp117,67 miliar
  4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp108,82 miliar
  5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp70,63 miliar
  6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp59,85 miliar
  7. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp56,68 miliar
  8. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp49,47 miliar
  9. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp34,22 miliar
  10. PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) Rp32,71 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing net sell yang deras terhadap saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp127,45 miliar. Imbas manuver jual, saham BBCA turun 0,34% hingga berada di posisi Rp7.300/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Kamis 26 Februari 2026 (Sumber: Bloomberg)