Alasan IHSG Melemah 1,04% Hingga Sentuh 8.139
Muhammad Julian Fadli
26 February 2026 18:06

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (26/2/2026), ditutup di zona merah usai kehilangan 1,04% di posisi 8.235,26. Amblesnya saham–saham berbobot besar jadi sebab, terutama saham BUVA dan VKTR, hingga diperberat lagi oleh saham BUMI.
Sepanjang perdagangan IHSG langsung terpeleset di zona merah dengan pelemahan yang bertambah dalam. Adapun rentang perdagangan terjadi pada area level 8.358,95 sampai dengan terendah 8.139,82.
Adapun pelemahan IHSG turut disebabkan dari update terbaru Departemen Perdagangan AS yang disebut–sebut bakal memberlakukan tarif tinggi atas sejumlah produk yang diimpor dari Indonesia.
AS menetapkan tarif sebesar 104,38% untuk impor dari Indonesia. Selain tarif umum tersebut, AS juga menghitung tarif individu bagi dua perusahaan di Indonesia, PT Blue Sky Solar dikenakan tarif 143,3% dan PT REC Solar Energy dikenakan tarif 85,99%, mengutip Phintraco Sekuritas, Kamis siang.
“USTR juga berencana membuka penyelidikan Pasal 301 terhadap praktik perdagangan Indonesia untuk memeriksa kapasitas industri dan subsidi perikanan,” terang Phintraco dalam risetnya.





























