Logo Bloomberg Technoz

IHSG Jadi Bursa Saham Terlemah Kedua di Asia Hari Ini

Muhammad Julian Fadli
26 February 2026 18:41

Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1% pada perdagangan hari ini. Padahal sejumlah Bursa Saham Asia lainnya sedang menghijau, Bursa Saham KOSPI misalnya yang berhasil menguat 3,67% point–to–point.

Pada Kamis (26/2/2026), IHSG menutup perdagangan di posisi 8.235. Turun 1,04% dan 86,96 poin dibanding hari sebelumnya.

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 26 Februari 2026 (Bloomberg)

Sepanjang perdagangan IHSG terus–menerus terjerembab di zona merah, dengan desakan jual yang amat deras, rentang perdagangan terjadi pada area level 8.358 sampai dengan terendahnya hingga menyentuh 8.139.


Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham transportasi, saham konsumen non primer, dan saham infrastruktur mencatatkan pelemahan paling ambles, dengan masing–masing drop mencapai 4,53%, 2,58% dan 2,41%.

Di samping pelemahan IHSG, masih ada saham–saham yang menguat dan menjadi top gainers di antaranya saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) yang melesat 34,61%, saham PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) terbang 34,57%, dan saham PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melejit 27,61%.