Logo Bloomberg Technoz

Diperberat Saham BRPT, IHSG Ditutup Flat

Muhammad Julian Fadli
14 July 2026 16:45

Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jelang penutupan perdagangan Selasa (14/7/2026) berbalik arah dari kenaikan terbaiknya usai terjadinya pelemahan sejumlah saham–saham LQ45 berkapitalisasi besar, saham BRPT misalnya, menjadi pemberat IHSG.

Pada tutup perdagangan, IHSG flat, dan stagnan dengan kenaikan ‘hanya’ 0,03% di posisi 6.039 dibanding dengan penutupan hari sebelumnya. 

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 14 Juli 2026 (Bloomberg)

Sepanjang perdagangan siang hari, IHSG berfluktuatif dengan sempat mencatatkan diri di zona merah, dan zona hijau pada pagi–siang tadi, dengan rentang 6.095 sampai dengan terlemahnya 6.002.


Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan berhasil mencapai double digit, menyentuh Rp16,82 triliun dari sejumlah 37,59 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi 2,81 juta kali jual–beli.

Tercatat masih ada penguatan 422 saham, dan sebanyak–banyaknya 206 saham terjadi pelemahan. Sisanya 165 saham stagnan.