Logo Bloomberg Technoz

Mendag Beber Nasib Alfamart-Indomaret di Desa Usai Ada Kopdes

Sultan Ibnu Affan
26 February 2026 15:10

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat tiba di Istana Negara, Minggu (31/8/2025). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso saat tiba di Istana Negara, Minggu (31/8/2025). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan nasib ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret yang beroperasi di desa setelah adanya program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Busan, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa perizinan pengoperasian kedua ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret sedianya menjadi wewenang pemerintah daerah (Pemda) hingga setingkat lurah lewat rencana tata ruang dan wilayah (RTRW).

"Sesuai peraturan perundangan, perizinan untuk retail modern itu kan diserahkan kepada pemerintah daerah, jadi sesuai dengan rencana RTRW," ujar Busan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/2/2026).


Menurutnya, kehadiran Kopdes tidak serta-merta akan mengancam ritel modern, melainkan menjadi upaya pemerintah untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi perdesaan dan mempermudah akses logistik serta rantai pasok.

Pengunjung melihat produk di salah satu gerai ritel modern, Jakarta, Rabu (18/2/2026).(Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Apalagi, kata dia, Kopdes juga akan menjadi ritel yang cukup lengkap dengan menghadirkan berbagai fasilitas dan kebutuhan masyarakat desa mulai dari akses layanan logistik, kesehatan, hingga kebutuhan pertanian.