Pada 2025, Korea Selatan menyambut lebih dari 18 juta pengunjung asing, melampaui puncak prapandemi sebesar 17 juta dan mencatat kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan 2024.
Korsel kesulitan mengejar lonjakan pesat Jepang. Didorong oleh yen yang secara historis lemah, Japan mencatat rekor 43 juta kedatangan pada periode yang sama, naik hampir 16 persen secara tahunan.
Indonesia akan diberikan fasilitas bebas visa secara uji coba bagi wisatawan rombongan yang terdiri dari tiga orang atau lebih, sementara warga negara China dan negara-negara Asia Tenggara yang sebelumnya pernah mengunjungi Korea Selatan akan memenuhi syarat untuk mendapatkan visa masuk ganda lima tahun. Penduduk kota-kota besar di negara-negara tersebut dapat mengajukan visa 10 tahun.
Gerbang imigrasi otomatis, yang saat ini tersedia bagi pelancong dari 18 negara termasuk Jepang, Singapura, dan Australia, akan diperluas untuk mencakup warga negara dari negara-negara anggota Uni Eropa.
Kabar ini menjadi kabar baik setelah belum lama ini ramai di media sosial pertikaian antara netizen Korea Selatan dan Netizen Asia Tenggara. Pertikaian yang berujung boikot itu berawal dari penghinaan yang didapat warga Malaysia.
(spt)






























