Logo Bloomberg Technoz

Penerimaan Negara per Januari 2026 Rp172 triliun, Naik 9,5% YoY

Mis Fransiska Dewi
23 February 2026 13:30

Rupiah terlemah di Asia, imbas sentimen burden sharing BI (Diolah berbagai sumber)
Rupiah terlemah di Asia, imbas sentimen burden sharing BI (Diolah berbagai sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi pendapatan negara hingga 31 Januari 2026 Rp172,7 triliun, atau setara 5,5% dari target APBN yang dipatok sebesar Rp3.153,6 triliun. 

“Angka ini tumbuh sebesar 9,5% secara tahunan atau year on year (yoy),” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta, Senin (23/2/2026).

Dia menuturkan kinerja ini ditopang oleh penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang mulai menunjukkan pemulihan di luar komponen non-berulang pada tahun lalu.


Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan penerimaan pajak pada Januari 2026 tercatat sebesar Rp116,2 triliun atau tumbuh 30,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Realisasi tersebut telah mencapai 4,9% dari target penerimaan dalam APBN 2026.

Suahasil menyebut kenaikan penerimaan pada awal tahun ini terutama ditopang oleh kinerja PPN dan PPnBM yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. Penerimaan neto dari PPN dan PPnBM mencapai Rp45,3 triliun atau melonjak 83,9% secara tahunan, mencerminkan konsumsi dalam negeri yang tetap terjaga.