Tarif 0% Gandum-Kedelai AS: Rakyat tidak Dibebankan Tahu Tempe
Mis Fransiska Dewi
20 February 2026 10:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah memastikan impor kedelai (dan gandum) dari AS akan dikenakan tarif 0%, untuk memastikan harga bahan baku tahu-tempe tidak mengalami lonjakan tambahan. Kesepakatan itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam perjanjian dagang yang disepakati RI-AS, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.
"Indonesia juga komitmen mengimpor produk pertanian gandum dan kedelai, sehingga masyarakat Indonesia membayar 0% untuk barang yang diproduksi dari gandum dan kedelai," kata Menko Perekonomian Airlangga dalam konferensi pers, Jumat (20/2/2026) pagi waktu Indonesia.
"dalam hal ini Noodle, Tahu-tempe, masyarakat kita tidak dibebankan biaya tambahan dari AS," ujarnya.
Di sisi lain, produk Indonesia yang mendapat tarif 0% adalah minyak sawit, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, komponen pesawat terbang.
“Khusus produk tekstil dan apparel Indonesia, Amerika juga akan memberikan tarif 0% dengan mekanisme tarif rate quota. Tentunya ini akan memberikan manfaat bagi 4 juta pekerja di sektor ini dan kalau kalau kita hitung dengan keluarga ini sangat berpengaruh pada 20 juta masyarakat Indonesia,” ungkap Airlangga.

























