Penyebab Bitcoin Ambles Nyaris 50% dari Rekor Tertinggi: The Fed
Muhammad Julian Fadli
19 February 2026 14:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penurunan tajam Bitcoin bertambah dalam pada perdagangan Kamis (19/2/2026), membuatnya ambles nyaris 50% dari rekor tertingginya yang dicapai pada Oktober lalu. Hal ini terjadi imbas respons pasar terhadap kebijakan The Fed yang terpecah pada pertemuan perdana tahun 2026.
Sepanjang perdagangan hari ini hingga pukul 14.10 Bitcoin mengalami pelemahan 1,08% dibanding hari Rabu sebelumnya yang susut hingga berada di posisi US$67.060. Bitcoin tercatat bergerak negatif 0,5% dari posisi seminggu sebelumnya. Sepanjang tahun 2026 hingga Kamis siang hari ini (year–to–date/ytd) Bitcoin masih negatif 24%.
Terlebih lagi dari posisi tertingginya yang sempat tercapai US$125.689 (Rp2,08 miliar), Bitcoin telah ambles 47% point–to–point.
Kejatuhan ini turut terjadi di tengah tren penurunan yang lebih luas di pasar aset kripto, dengan XRP, Solana, dan Ethereum juga mengalami penurunan tajam dalam 24 jam perdagangan.
Berdasarkan data coinmarketcap, XRP jatuh mencapai 4% dalam 24 jam, menyusul Solana yang ambles 2,92%, dan Ethereum yang turun 0,9%.






























