Diskusi yang dipandu Houtmand Saragih, Editor Eksekutif Bloomberg Technoz dan Bloomberg Businessweek Indonesia, menekankan pentingnya ketahanan pasar, konsistensi kebijakan, serta pendalaman pasar keuangan guna menjaga kepercayaan investor.
Diskusi Panel II: Uang Ada, Bagaimana Kondisi Ekonominya?
Panel kedua mengangkat tema We Have the Money, Now How’s the Economy? dengan fokus pada efektivitas kebijakan ekonomi dan tantangan sektor riil. Sesi ini menghadirkan Fithra Faisal Hastiadi, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia; Ajib Hamdani, Kepala Bidang Kebijakan Sektoral Divisi Kebijakan Publik APINDO; serta Danang Girindrawardana, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API). Diskusi ini dimoderatori Ruisa Khoiriyah, Managing Editor Bloomberg Businessweek Indonesia, dan menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi kebijakan fiskal, moneter, dan industri untuk menopang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Kesuksesan penyelenggaraan Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 tak lepas dari dukungan dan kolaborasi lintas sektor para mitra Bloomberg Technoz, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Bank Jakarta, PT Mayora Indah Tbk, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Mayapada Internasional Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Indonesia Financial Group (Persero), dan Javabica. Dukungan ini memperkuat dialog ekonomi yang kredibel dan berdampak.
Dengan paparan berbasis data, analisis tajam, dan partisipasi aktif para pemangku kepentingan, forum ini diharapkan menjadi rujukan strategis bagi pelaku usaha dan pembuat kebijakan dalam menavigasi ekonomi Indonesia menuju 2026.
(tim)




























