Logo Bloomberg Technoz

Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026

Purbaya Ungkap Regulasi Insentif dan Realita di Lapangan Berbeda

Artha Adventy
12 February 2026 12:54

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui ada perbedaan antara regulasi insentif yang tertuang di atas kertas dengan implementasinya di lapangan. Meski berbagai kebijakan telah dirancang untuk mendukung dunia usaha, keluhan dari pelaku bisnis masih kerap muncul.

Purbaya mencontohkan, secara aturan berbagai insentif, termasuk untuk impor bahan baku, disebut telah tersedia. Namun, realisasi di lapangan dinilai belum sepenuhnya selaras dengan regulasi yang ada. 

“Kalau saya bilang, kalau di peraturan, kalau saya tanya anak buah saya di keuangan, semuanya bagus Pak, enggak ada masalah. Kementerian lain juga semuanya sudah dikasih, ada enggak insentif untuk impor barang-barang bahan baku? Sudah Pak, semuanya sudah ada. Tapi kenyataannya pengusaha masih mengeluh. Artinya di lapangan beda dengan yang di atas kertas,” ujarnya dalam Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Kamis (12/2/2026). 


Untuk mengatasi persoalan tersebut dan memperbaiki iklim investasi, pemerintah membentuk Task Force Debottlenecking di bawah koordinasi pejabat yang disapa Pak Kiki. 

Melalui tim ini, kata Purbaya, pelaku usaha dapat menyampaikan keluhan secara daring, yang kemudian dibahas dalam sidang mingguan guna mencari solusi atas hambatan yang muncul.