Berdasarkan laporan, keluhan soal harga Minyakita berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jakarta Pusat, Kupang, Bandar Lampung, Bukittinggi, Maros, dan Mataram.
Selain Minyakita, Satgas juga mendukung pemerintah untuk terus memperkuat intervensi pasokan pangan melalui penyaluran beras SPHP sebanyak 28.765 ton ke berbagai saluran, mulai dari Gerakan Pangan Murah, ritel modern, pasar tradisional, hingga outlet pangan binaan pemerintah daerah.
Kebijakan ini dinilai penting karena Satgas juga menyoroti harga sejumlah komoditas yang masih perlu diintervensi menjelang Ramadan dan Idulfitri. Beberapa di antaranya komoditas beras premium Zona III, Minyakita, bawang merah, bawang putih, daging sapi segar, daging kerbau beku, cabai rawit merah, serta gula konsumsi di wilayah Indonesia Timur dan 3TP.
"Kemenko Pangan, Kemendagri, Kementan, Kemendag, Polri, Bapanas RI, Bulog maupun Satgas terus melakukan langkah-langkah intervensi ke daerah-daerah yang masih tinggi harga komoditas pangannya," kata Ketut.
(dov/frg)





























