Proyek Hilirisasi US$26 Miliar Diklaim Serap 600.000 Tenaga Kerja
Artha Adventy
14 February 2026 15:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan proyek hilirisasi menjadi kontributor utama investasi nasional, dengan total nilai pipeline sekitar US$26 miliar dan proyeksi penciptaan 600.000 lapangan kerja.
“Secara keseluruhan, pipeline proyek hilirisasi lintas sektor memiliki potensi investasi sekitar US$26 miliar dan diperkirakan mampu menciptakan lebih dari 600.000 lapangan kerja langsung maupun tidak langsung,” kata Rosan dalam Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).
Lebih lanjut, Rosan memerinci sepanjang 2025, sektor hilirisasi menyumbang 30,2% dari total realisasi investasi atau Rp554,1 triliun, meningkat 43,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Program hilirisasi tidak hanya mencakup mineral, tetapi juga diperluas ke sektor perkebunan, kehutanan, perikanan, dan kelautan.
Dari total 20 program hilirisasi, tujuh proyek telah memulai groundbreaking, antara lain smelter alumina menjadi aluminium di Mempawah, bioavtur di Cilacap, bioetanol di Banyuwangi, serta hilirisasi kelapa terintegrasi. Sisanya akan menyusul secara bertahap.



























