Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Minta Perbankan Nasional Biayai Proyek EBT, Singgung Asing

Mis Fransiska Dewi
13 February 2026 17:40

Pembangkit Listrik Tenaga Surya(PLTS) Terapung Cirata di Purwakarta, Kamis (9/11/2023). (Rosa Panggabean/Bloomberg)
Pembangkit Listrik Tenaga Surya(PLTS) Terapung Cirata di Purwakarta, Kamis (9/11/2023). (Rosa Panggabean/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta perbankan nasional untuk membiayai proyek energi baru terbarukan (EBT) di dalam negeri.

Bahlil mengatakan pasar EBT domestik relatif menarik dengan kepastian pembelian setrum dari pemerintah nantinya.

Apalagi, Bahlil menambahkan, kapasitas pembangkit EBT di Indonesia masih terbilang besar untuk dikembangkan.


“Total investasi kurang lebih Rp1.650 triliun, teman-teman perbankan ini captive karena akan dibeli oleh pemerintah,” kata Bahlil dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Bahlil berharap peluang proyek EBT itu bisa diisi oleh pembiayaan kompetitif dari perbankan nasional. Dengan demikian, dia menambahkan, perputaran uang pada proyek EBT tetap di dalam negeri.