Hilang Kendali Kementan Atasi Harga Cabai, Mitigasi Dipertanyakan
Redaksi
11 February 2026 13:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kalangan petani menyoroti lemahnya pemerintah dalam memitigasi dan menguasai informasi berkaitan dengan gejolak pangan, dalam hal ini harga cabai yang menjadi komoditas pangan paling meroket harganya.
Rata-rata harga cabai rawit terus mencatatkan kenaikan. Merujuk pada panel harga pangan badan pangan nasional Rabu (11/2/2026), harga cabai rawit merah sudah mencapai Rp72.000 per kilogram, jauh di atas ambang batas Harga Acuan Penjualan di level Rp40.000 hingga Rp57.000 per kilogramnya.
Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid menyebut bahwa kenaikan harga cabai rawit merah terjadi imbas tanaman tersebut masih dalam fase vegetatif dan atau panen awal.
“Jadi memang belum banyak panen dan yang terkena penyakit patek (Colletricum) sebagai akibat iklim, nanti setelah lebaran akan banyak panen atau setelah 40 hari” kata Abdul kepada Bloomberg Technoz, Rabu (11/2/2025).
Abdul mengingatkan pemerintah seharusnya bisa punya andil untuk melakukan mitigasi terkait dengan harga cabai yang tiba-tiba meroket menjelang lebaran ini. Salah satunya, kata dia, karena lemahnya pemerintah dalam menguasai informasi pangan.
































