Logo Bloomberg Technoz

Nasib Toko Perhiasan Tiffany & Co Usai Disegel Bea Cukai

Andrean Kristianto
13 February 2026 15:24

Pengunjung memfoto toko perhiasan Tiffany & Co yang tutup karena disegel di Pacific Place, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Pengunjung memfoto toko perhiasan Tiffany & Co yang tutup karena disegel di Pacific Place, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Dirjen Bea & Cukai Kanwil Jakarta melakukan penyegelan terhadap toko perhiasan mewah Tiffany & Co. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Dirjen Bea & Cukai Kanwil Jakarta melakukan penyegelan terhadap toko perhiasan mewah Tiffany & Co. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Usai adanya penyegelan suasana toko perhiasan Tiffany & Co di Pacific Place tampak kosong, (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Usai adanya penyegelan suasana toko perhiasan Tiffany & Co di Pacific Place tampak kosong, (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tanda penyegelan terpampang di depan toko perhiasan mewah Tiffany & Co tersebut. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Tanda penyegelan terpampang di depan toko perhiasan mewah Tiffany & Co tersebut. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Selain di Pacific Place, penyegelan juga dilakukan di toko perhiasan Tiffany & Co di Plaza Senyan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Selain di Pacific Place, penyegelan juga dilakukan di toko perhiasan Tiffany & Co di Plaza Senyan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Namun di Plaza Senayan, tanda penyegelan ditutup dengan kain hitam. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Namun di Plaza Senayan, tanda penyegelan ditutup dengan kain hitam. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Barang-barang di toko perhiasan Tiffany & Co Plaza Senayan juga terlihat kosong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Barang-barang di toko perhiasan Tiffany & Co Plaza Senayan juga terlihat kosong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Aktivitas di toko perhiasan mewah ini juga tak terlihat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Aktivitas di toko perhiasan mewah ini juga tak terlihat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Selain di dua lokasi tersebut, penyegelan juga dilakukan di outlet yang berada di Plaza Indonesia. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Selain di dua lokasi tersebut, penyegelan juga dilakukan di outlet yang berada di Plaza Indonesia. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Di lokasi ini tanda penyegelan juga tertutup roll banner sehingga tidak terlihat. ((Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Di lokasi ini tanda penyegelan juga tertutup roll banner sehingga tidak terlihat. ((Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Seluruh kaca juga ditutup dengan kain berwarna putih dan tidak terlihat aktivitas. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Seluruh kaca juga ditutup dengan kain berwarna putih dan tidak terlihat aktivitas. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Pengunjung memfoto toko perhiasan Tiffany & Co yang tutup karena disegel di Pacific Place, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Dirjen Bea & Cukai Kanwil Jakarta melakukan penyegelan terhadap toko perhiasan mewah Tiffany & Co. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Usai adanya penyegelan suasana toko perhiasan Tiffany & Co di Pacific Place tampak kosong, (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Tanda penyegelan terpampang di depan toko perhiasan mewah Tiffany & Co tersebut. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Selain di Pacific Place, penyegelan juga dilakukan di toko perhiasan Tiffany & Co di Plaza Senyan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Namun di Plaza Senayan, tanda penyegelan ditutup dengan kain hitam. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Barang-barang di toko perhiasan Tiffany & Co Plaza Senayan juga terlihat kosong. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Aktivitas di toko perhiasan mewah ini juga tak terlihat. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Selain di dua lokasi tersebut, penyegelan juga dilakukan di outlet yang berada di Plaza Indonesia. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Di lokasi ini tanda penyegelan juga tertutup roll banner sehingga tidak terlihat. ((Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Seluruh kaca juga ditutup dengan kain berwarna putih dan tidak terlihat aktivitas. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah (Kanwil) Jakarta melakukan penyegelan terhadap tiga toko perhiasan mewah Tiffany & Co di Jakarta pada Rabu (11/2/2026) yang diduga terindikasi adanya pelanggaran administrasi terhadap barang-barang yang diimpor.

Adapun tiga toko perhiasaan yang ditindak tersebut dilakukan pada lokasi pusat perbelanjaan berbeda yakni; Plaza Senayan, Plaza Indonesia, dan Pasific Place. 

Kepala Seksi Penindakan Kanwil Bea Cukai Jakarta Siswo Kristyanto menjelaskan langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menggali potensi penerimaan negara. 

Siswo menegaskan perusahaan yang terbukti melanggar dapat dikenai denda hingga 1.000% dari nilai kepabeanan dan pajak impor sesuai Undang-Undang Kepabeanan No. 17 Tahun 2006. 

Sementara barang disegel di brankas dan toko, pihak manajemen Tiffany & Co diminta memberikan klarifikasi rinci kepada Bea Cukai Kanwil Jakarta terkait status pelaporan dan pembayaran pungutan negara atas barang-barang tersebut.

(dre)