PANFEST 2026 Jadi Ajang Konsolidasi dan Penguatan Ekonomi Rakyat
Redaksi
14 February 2026 20:23

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan komitmen PAN dalam memperkuat kedaulatan pangan dan ekonomi rakyat saat membuka PANFEST 2026 bertema Bangsa Sehat, Bumi Kuat, Pangan Hebat di Hutan Kota GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).
Zulkifli Hasan yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan mengatakan, penguatan sektor pangan menjadi kunci utama untuk menghapus kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta menjamin masa depan generasi muda Indonesia.
“Kalau pangan kita kuat, rakyat pasti sejahtera. Tidak boleh lagi ada orang Indonesia yang tidak makan. Tidak boleh ada anak Indonesia yang tidak sekolah,” ujar Zulhas di hadapan kader PAN.
Zulhas menyampaikan, sejak dirinya dipercaya menjadi Menko Pangan, Indonesia berhasil keluar dari ketergantungan impor beras. Pada 2024, Indonesia masih mengimpor lebih dari 4 juta ton beras, namun pada 2025 berhasil mencatat surplus sekitar 4,2 juta ton.
“Tahun 2024 kita impor beras 4 juta lebih. Tahun 2025, setelah Menko Pangan-nya Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN, kita surplus 4,2 juta. Jadi gak impor satu butir pun,” tegasnya.
Menurut Zulhas, setelah swasembada beras tercapai, pemerintah pada 2026 akan fokus pada peningkatan kesejahteraan nelayan. Pemerintah menargetkan pembangunan 20 ribu hektare tambak dan pengembangan 2.000 desa nelayan yang dilengkapi pabrik es, cold storage, serta sarana perahu.
“Sekarang nelayan tidak perlu lagi membuang ikan karena tidak ada pembeli. Kalau tidak laku, disimpan di cold storage, bisa tahan berbulan-bulan. Harga ikan bagus, nelayan sejahtera,” paparnya.
Zulhas menegaskan seluruh kader PAN harus mengawal program-program pemerintah yang berpihak kepada rakyat, khususnya gerakan ekonomi rakyat dan ekonomi Pancasila.
“Jangan yang kaya saja yang punya gedung-gedung tinggi. Rakyat harus sejahtera. Kita ingin kemiskinan di Indonesia kita berantas habis-habisan,” ujarnya.
PANFEST 2026 sendiri digelar Fraksi PAN DPR sebagai ajang konsolidasi internal sekaligus penguatan semangat ekonomi rakyat berbasis pangan. Ketua Fraksi PAN DPR Putri Zulkifli Hasan mengatakan festival ini menunjukkan bagaimana pangan mampu menyatukan kader PAN dari berbagai daerah.
Dalam kegiatan tersebut, PAN menyajikan sekitar 12.000 sajian pangan nusantara yang berasal dari 19 daerah pemilihan dan satu PIA. Menurut Putri, hal itu menjadi bukti nyata kekayaan pangan Indonesia.
“Indonesia ini kaya. Tinggal bagaimana kita serius menjaga, memperkuat, dan memberi nilai tambah pada pangan lokal kita,” kata Putri.
Putri menekankan tema Bangsa Sehat, Bumi Kuat, Pangan Hebat bukan sekadar slogan. Ketahanan pangan, menurutnya, tidak bisa dipisahkan dari keberlanjutan lingkungan.
“Kalau pangannya kuat, rakyatnya sehat. Tapi kalau lingkungannya rusak, pangan pasti terganggu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana PANFEST 2026 Abdul Hakim Bafagih menjelaskan festival ini mengusung konsep panganan pasar nusantara sebagai bentuk hilirisasi produk pangan lokal dari seluruh dapil PAN di Indonesia.
“Ini adalah bentuk hilirisasi produk pangan kita. Kreativitas dari seluruh dapil kita sajikan di sini untuk dinikmati bersama,” kata Hakim.
Hakim menambahkan, PANFEST 2026 digelar khusus untuk internal partai sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh support system PAN, mulai dari kader, tenaga ahli, staf, hingga petugas kebersihan. Seluruh pembiayaan acara dilakukan melalui swakelola Fraksi PAN DPR.
Ia juga menyampaikan harapan agar PAN semakin solid dan mampu menembus posisi tiga besar pada Pemilu 2029 mendatang.
“Insya Allah target 2029, 3 besar bukan hal mustahil,” pungkas Hakim.






























