Logo Bloomberg Technoz

Dirut BPJS Kesehatan: 65,8% Rumah Sakit Mitra JKN Kini Swasta

Dinda Decembria
12 February 2026 09:01

BPJS Kesehatan. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
BPJS Kesehatan. (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta -Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan pertumbuhan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) di Indonesia terus meningkat sejak hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menariknya, sekitar 65,8% FKRTL yang berkembang saat ini berasal dari sektor swasta, bukan pemerintah.

"Yang menarik, 65,8% FKRTL itu swasta, bukan pemerintah. Dulu rumah sakit yang berorientasi keuntungan kurang tertarik kerja sama dengan BPJS, sekarang hampir semua tertarik meski belum seluruhnya,” ujarnya di rapat kerja Komisi IX, Rabu (11/2).

Ia menilai meningkatnya minat rumah sakit swasta bekerja sama dengan BPJS menunjukkan program JKN memiliki daya tarik sekaligus potensi ekonomi. Hal ini juga berdampak pada perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di berbagai daerah.


Dari sisi kepesertaan, Ghufron menjelaskan jumlah peserta JKN melonjak tajam sejak program dimulai. 

"Pada 2014 jumlah peserta tercatat sekitar 133 juta jiwa, sementara pada 2025 sudah mencapai sekitar 283 juta jiwa atau lebih dari 98,6% penduduk Indonesia," katanya.