Meredanya risk-off global serta perkembangan pertemuan lanjutan MSCI–OJK–BEI terkait transparansi, investability, dan free float menjadi katalis utama.
“Pasar juga akan mencermati rilis data Tenaga Kerja AS (NFP dan Unemployment Rate) sebagai sentimen tambahan,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TINS, SOCI, dan BIPI.
Mengutip Phintraco Sekuritas, secara teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas level MA–5 didukung oleh berlanjutnya penyempitan histogram negatif MACD serta Stochastic RSI yang berlanjut reversal.
“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level 8.200 – 8.215 di perdagangan Rabu,” papar Phintraco pagi ini.
Dengan adanya kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen pada Januari 2026 serta adanya Tahun Baru Imlek yang diikuti oleh bulan Ramadan serta Lebaran pada bulan Februari hingga Maret 2026, diestimasikan tren penjualan ritel pada Januari–Maret 2026 berpotensi akan cenderung meningkat.
Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah CDIA, INET, BKSL, CUAN, dan APEX.
Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Melemahnya mayoritas Bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Sementara itu berlanjutnya kenaikan harga timah dan nikel berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak akan bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.050 – 7.970 dan resistance 8.215 – 8.295,” terang CGS International Sekuritas.
Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham TINS, ADMR, AADI, MDKA, ISAT, dan MBMA.
Di samping itu, Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi akan menguat, didorong oleh rilis data yang relatif positif di global, penundaan review dari FTSE, serta lebih stabilnya nilai tukar rupiah.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.
Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ADMR, ENRG, dan JPFA.
IHSG bergerak di zona hijau, breakout MA–5 pada level 8.094 diiringi stochastic golden cross. berpotensi melanjutkan penguatan menuju MA–20 dan MA–50 mencapai level 8.405 – 8.517.
“Di sisi lain, support terdekat berada di range 7.805 – 7.910.”
(fad)































