"Kabar terbaru mengenai pengeluaran konsumen ini tidak banyak mengubah prospek pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, yang menurut pasar berjangka Fed Funds diperkirakan baru akan terjadi pada pertemuan 17 Juni mendatang," kata Gary Schlossberg, strategi global di Wells Fargo Investment Institute.
Angka-angka ini mengindikasikan bahwa lonjakan aktivitas belanja pada awal musim liburan hanya berlangsung singkat. Rumah tangga di AS terpantau masih frustrasi dengan tingginya biaya hidup dan kekhawatiran yang menetap terhadap pasar tenaga kerja.
"Pengeluaran konsumen akhirnya menyusul sentimen konsumen, dan ini bukan pertanda baik," ujar Chris Zaccarelli, Chief Investment Officer di Northlight Asset Management. Ia menambahkan bahwa data tersebut menunjukkan "konsumen tidak lagi terus-menerus menaikkan level pengeluaran mereka."
Dua indikator utama lainnya yang paling menggerakkan pasar—data tenaga kerja (payrolls) dan indeks harga konsumen (IHK)—masing-masing dijadwalkan rilis pada Rabu dan Jumat. Selain itu, data klaim pengangguran awal untuk pekan lalu juga menjadi fokus utama investor.
Di sektor teknologi, kekhawatiran seputar kecerdasan buatan (AI) masih menjadi tema besar. Investor mulai melakukan rotasi ke area pasar yang lebih aman dan kurang spekulatif. Meski demikian, saham-saham perangkat lunak (software) yang sempat rontok karena ketakutan akan disrupsi AI mulai menunjukkan tanda-tabel pemulihan.
Pakar strategi dari JPMorgan Chase & Co. menilai saham software memiliki ruang untuk bangkit kembali, karena pasar saat ini dianggap mematok ekspektasi disrupsi AI jangka pendek yang tidak realistis. Mereka menyarankan investor untuk meningkatkan eksposur pada saham perangkat lunak berkualitas tinggi yang tahan terhadap guncangan AI.
Saham-saham perusahaan pengelola kekayaan, termasuk Charles Schwab Corp dan Raymond James Financial Inc, merosot setelah Altruist Corp meluncurkan alat berbasis AI untuk menyusun strategi pajak. Sementara itu, saham Spotify Technology SA melonjak 15% setelah perusahaan streaming musik tersebut mencatat penambahan jumlah pengguna terbesar sepanjang sejarahnya pada kuartal lalu.
Hasbro Inc menguat 7,5% seiring melonjaknya penjualan permainan kartu Magic: The Gathering pada kuartal keempat. Datadog Inc melonjak 14% setelah kinerja kuartal keempat perusahaan perangkat lunak itu melampaui ekspektasi. Saham European Wax Center Inc melesat 43% setelah perusahaan sepakat diakuisisi secara tertutup oleh General Atlantic melalui transaksi tunai penuh.
Sebaliknya, saham Coca-Cola Co turun 1,5% setelah proyeksi penjualan setahun penuh di batas bawah berada di bawah ekspektasi Wall Street. Saham S&P Global Inc anjlok 9,7% setelah perusahaan jasa informasi keuangan tersebut merilis proyeksi laba yang tidak memenuhi perkiraan analis.
(bbn)






























