Wall Street Melemah Usai Data Penjualan Ritel Mengecewakan
News
11 February 2026 05:45

Joel Leon - Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup memerah pada perdagangan Selasa (10/2). Para investor terpantau sedang menelaah rilis data ekonomi pertama dari rangkaian data penting pekan ini guna mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).
Indeks S&P 500 ditutup turun 0,3%, memutus tren kenaikan yang sempat terjadi selama dua sesi berturut-turut. Sementara itu, indeks Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi merosot 0,6%, dan Indeks Volatilitas Cboe (VIX) bertahan di kisaran angka 18.
"Kecuali ada perkembangan yang tidak terduga, perdagangan mungkin akan melambat hari ini karena pelaku pasar cenderung enggan mengambil posisi baru dalam skala besar sebelum laporan data tenaga kerja dirilis," ujar Joe Mazzola, kepala strategi perdagangan dan derivatif di Charles Schwab.
Data Departemen Perdagangan yang dirilis Selasa menunjukkan bahwa penjualan ritel secara mengejutkan mandek pada bulan Desember. Nilai pembelian ritel (tanpa penyesuaian inflasi) hampir tidak berubah setelah sempat naik 0,6% pada November. Dari 13 kategori ritel yang dipantau, delapan di antaranya mencatatkan penurunan.





























