“Pada 31 Desember 2025, perusahaan mengoperasikan secara total sekitar 214.000BTS 4G (bertambah sekitar 18.000 BTS 4G pada 2025, dan 6.872 5G BTS,” jelas Indosat dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (10/2/2026).
Dari sisi kinerja keuangan, sepanjang 2025 perusahaan masih mampu meraih pertumbuhan laba tahun berjalan 12,2% menjadi Rp5,5 triliun, berkat akumulasi pendapatan selama 12 bulan tahun lalu Rp56,51 triliun. Khusus pada akhir kuartal perolehan pendapatan Indosat tercatat Rp15,35 triliun. Selain faktor pendapatan, kinerja laba yang bertumbuh tak lepas dari beban karyawan, marketing, dan pos lain.
Hingga akhir 2025 Indosat masih mencatatkan utang pinjaman Rp Rp11,85 triliun atau naik 30% secara yoy, kemudian obligasi di Rp3,5 triliun, turun 39% yoy. Posisi utang jatuh tempo dalam rentang waktu 12 bulan tercatat Rp3,65 triliun.
(far/wep)































