Respons AADI, BUMI, ITMG Soal Kemelut Pemangkasan RKAB Batu Bara
Azura Yumna Ramadani Purnama
05 February 2026 10:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Sejumlah perusahaan batu bara buka suara ihwal dugaan tersebarnya data target produksi batu bara sejulah penambang besar yang diajukan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 dan besaran yang disetujui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) menegaskan hingga saat ini Kementerian ESDM masih melakukan evaluasi atas RKAB yang diajukan perseroan.
“Kami belum bisa memberikan komentar dikarenakan pemerintah masih melakukan evaluasi,” kata Corporate Secretary & Chief Corporate Communication AADI Ray Saputra ketika dihubungi, Kamis (5/2/2026).
Adapun, Chief Operating Officer (COO) PT Kaltim Prima Coal (KPC) Hendro Ichwanto mengaku anak usaha PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) itu masih terus memantau perkembangan persetujuan RKAB 2026 oleh Kementerian ESDM. Dia mengaku proses tersebut masih berjalan dan belum final.
“Kami masih monitor terus perkembangannya karena proses RKAB masih berjalan,” ungkap Hendro ketika dihubungi.






























