Logo Bloomberg Technoz

AS Desak Korsel Kirim Bantuan ke Hormuz demi Stabilitas Minyak

News
17 March 2026 11:20

Menlu AS Marco Rubio. (Stefani Reynolds/Bloomberg)
Menlu AS Marco Rubio. (Stefani Reynolds/Bloomberg)

Soo-Hyang Choi - Bloomberg News

Bloomberg, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mendesak Korea Selatan (Korsel)—sebagai salah satu importir minyak utama dunia—untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz. Langkah ini mempertegas upaya Donald Trump dalam merayu sekutu keamanan mereka agar membantu AS mengamankan jalur perairan vital tersebut.

Dalam pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Korsel, Cho Hyun, pada Senin (16/3), Rubio meminta Seoul memberikan dukungan untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, demikian pernyataan resmi kantor Cho.


"Sekretaris Rubio menekankan bahwa kerja sama antarnegara saat ini jauh lebih penting dari sebelumnya demi menjamin keamanan jangka panjang di Selat Hormuz, serta guna menstabilkan ekonomi global dan harga minyak internasional," bunyi pernyataan tersebut.

Korsel mengimpor hampir seluruh kebutuhan energinya, di mana sekitar 70% pengiriman minyak mereka melewati Selat Hormuz. Jalur pelayaran krusial tersebut praktis tertutup menyusul ketegangan yang terus meningkat di kawasan.