Logo Bloomberg Technoz

ESDM Beber Kendala PLTA Batang Toru Usai Banjir Bandang Sumatra

Azura Yumna Ramadani Purnama
31 July 2026 09:30

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung meninjau PLTA Batang Toru di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Kamis (30/7/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung meninjau PLTA Batang Toru di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Kamis (30/7/2026). (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Tapanuli Selatan – Kementerian Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Batang Toru menghadapi sejumlah masalah teknis maupun administratif, utamanya usai terjadinya bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan permasalahan teknis yang dihadapi berkaitan dengan robohnya sejumlah tower atau menara transmisi listrik untuk mengaliri setrum dari PLTA garapan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) itu.

Dia mencatat setidaknya terdapat lima tower listrik yang rusak dan harus diperbaiki, sebab terdampak bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu.


Untuk masalah administratif, Yuliot menyatakan terdapat permasalahan perdata dan pidana yang dihadapi PT NSHE—berkaitan dengan bencana hidrometeorologi tersebut.

“Untuk ini tadi kita sudah lakukan itu pembahasan, ada yang terkait dengan pekerja lapangan, ada pekerjaan koordinasi antarkementerian/lembaga, dan juga ini dari sisi teknis perlu dilakukan di PLTA-nya sendiri ada testing-testing,” kata Yuliot ditemui di PLTA Batang Toru, Kamis (30/7/2026).