Minat Investor Turun, BI Pangkas Serapan SRBI
Redaksi
30 July 2026 12:31

Bloomberg Technoz, Jakarta - Minat investor terhadap Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mengendur. Total penawaran yang masuk pada lelang terakhir pada Jumat (24/7/2026) tercatat turun Rp9,72 triliun (25,63%) menjadi Rp28,21 triliun, dibandingkan lelang sebelumnya pada pekan sebelumnya (17/7/2026) Rp37,93 triliun.
Melansir data lelang, penurunan terjadi di seluruh tenor, baik 6 bulan, 9 bulan, maupun 12 bulan. Penawaran tenor 6 bulan merosot lebih dari separuh menjadi Rp2,24 triliun, dari sebelumnya Rp4,64 triliun.
Bahkan, tenor 9 bulan mengalami penurunan terdalam secara persentase, yakni 61,4%, sementara tenor 12 bulan yang selama ini menjadi favorit investor juga ikut turun 21,15% menjadi Rp25,69 triliun.
Melemahnya permintaan tersebut dapat dibaca sebagai indikasi bahwa bank mulai memiliki alternatif penempatan dana lain, baik untuk mendukung ekspansi kredit, membeli Surat Berharga Negara (SBN), maupun memenuhi kebutuhan likuiditas di pasar uang. Dengan kata lain, ruang dana menganggur yang dapat ditempatkan ke SRBI sepertinya mulai menyusut.
Hal ini sejalan dengan data kepemilikan SRBI teranyar, porsi kepemilikan bank dalam SRBI menyusut menjadi Rp615,71 triliun pada Juni, dari Rp677,89 triliun pada Mei.






























