Logo Bloomberg Technoz

Harga Pangan Stabil, BBM Turun, Ini Prediksi Inflasi Juli

Hidayat Setiaji
31 July 2026 12:01

Petugas sensus melakukan pendataan saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Pasar Ciputat, Tangsel, Jumat (26/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Petugas sensus melakukan pendataan saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Pasar Ciputat, Tangsel, Jumat (26/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Laju inflasi Indonesia pada Juli diperkirakan melambat. Namun ke depan, laju inflasi bisa saja kembali terakselerasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan merilis data inflasi periode Juli pada 1 Agustus mendatang. Konsensus yang dihimpun Bloomberg hingga Jumat (31/7/2026) pagi menghasilkan median proyeksi inflasi Juli di 3,16% secara bulanan (month-to-month/mtm).

Jika terwujud, maka terjadi perlambatan karena inflasi Juni ada di 3,34% mtm.


Pada Juli, sepertinya tekanan inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan lebih jinak. Sebab, harga BBM jenis Pertamax tidak mengalami kenaikan seperti bulan sebelumnya,

Bahkan harga BBM jenis Pertamax Turbo dan Dex Series turun. Harga Pertamax Turbo turun dari Rp 20.750/liter menjadi Rp 19.300/liter.