Logo Bloomberg Technoz

Awali 2026, Kinerja Bitcoin Dkk Belum Trengginas

Muhammad Julian Fadli
27 January 2026 15:26

Ilustrasi koin digital kripto Bitcoin, Ether dalam ekosistem cryptocurrencies. (Dok Bloomberg)
Ilustrasi koin digital kripto Bitcoin, Ether dalam ekosistem cryptocurrencies. (Dok Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Mengawali 2026, Bitcoin belum memperlihatkan keganasannya, jauh dari level tertinggi US$126.000. Imbas meningkatnya ketidakpastian pasar dan sentimen yang terjerumus ke zona 'extreme fear'

Saat tulisan ini dibuat, Bitcoin tengah terpeleset di level US$88.249 dengan hanya berhasil mencatatkan penguatan 0,81% sepanjang 27 hari perdagangan 2026 (year–to–date/ytd). Kapitalisasi pasar Bitcoin juga stabil terbilang US$1,76 triliun, atau mencapai Rp29.600 triliun.

Bitcoin Year to Date (Bloomberg)

Saat ini para pasar tengah mencermati tensi tinggi geopolitik seperti ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengenakan tarif 100% pada impor dari Kanada, laporan terkait armada besar armada perang AS yang menuju Iran, dan meningkatnya kemungkinan penutupan pemerintah AS kembali, menekan sentimen pasar secara keseluruhan, papar Tony Sycamore, Analis IG Australia, seperti yang dilaporkan Bloomberg News.


Trader juga menyikapi kehati–hatian terhadap kemungkinan intervensi Jepang di pasar setelah pelemahan yen baru–baru ini, serta berita tentang pembersihan militer terbesar China dalam nyaris setengah abad.

Ketegangan di pasar global tersebut mendorong investor untuk beralih dari aset berisiko ke aset aman seperti emas.