Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Melemah 1% Saat Bursa Asia Hijau

Muhammad Julian Fadli
27 January 2026 12:52

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah lumayan dalam pada perdagangan hari ini. Padahal sejumlah bursa saham Asia sedang menghijau. 

Pada Selasa (27/1/2026), IHSG ambles dan tertekan di posisi 8.876. Jatuh 1,1% dibanding hari sebelumnya. Indeks LQ45 melemah amat dalam mencapai 1,58% di level 868.

IHSG Ambles 1%, Ini Sebabnya (Bloomberg)

Adapun rentang perdagangan tertingginya terjadi pada area level 8.978 dengan kejatuhan IHSG menyentuh 8.873. Dengan demikian, IHSG terus menjauhi zona 9.000.


Saham–saham properti jadi yang terlemah hari ini jatuh sedalam 4,53%. Disusul oleh saham energi yang terjun bebas 4,45% dan saham perindustrian drop mencapai 3,76%.

Di samping itu, saham–saham yang melemah dalam dan menjadi top losers di antaranya saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) yang tertekan 14,9%, PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) yang jatuh 14,8%, dan PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) yang ambles 14,6%.