Pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB pada 24 September 2025 lalu juga dengan jelas dan tegas mendorong jalan tengah melalui solusi dua negara agar konflik tidak terus berlanjut, dan tidak lagi menimbulkan korban sipil khususnya rakyat Palestina.
"Situasi di Gaza masih sedang terungkap di depan mata kita. Pada saat ini, orang-orang tak berdosa menangis, minta tolong untuk diselamatkan. Siapa yang akan menyelamatkan mereka? Siapa yang akan menyelamatkan orang-orang tak berdosa? Siapa yang akan menyelamatkan orang tua dan wanita? Jutaan orang menghadapi bahaya saat ini, saat kita duduk di sini. Mereka menghadapi trauma dan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada tubuh mereka. Mereka sekarat karena kelaparan. Apakah kita bisa tetap diam? Apakah tidak akan ada jawaban atas jeritan mereka? Apakah kita akan mengajari mereka bahwa satu keluarga umat manusia dapat bangkit menghadapi tantangan?" kata Prabowo.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap narasi disinformasi, fitnah, dan kebencian yang sengaja memotong konteks pernyataan. Selalu periksa sumber, waktu, dan isi informasi secara menyeluruh sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
(red)






























