Logo Bloomberg Technoz

BNI Turut Sukseskan Program Anak Bangsa di Satu Tahun Danantara


(Dok. BNI)
(Dok. BNI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya dengan menggelar refleksi bersama di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa (11/3). Kegiatan ini dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, para menteri kabinet, serta jajaran pimpinan dan insan Danantara.

Momentum tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen lembaga pengelola investasi negara itu dalam membangun fondasi tata kelola yang kuat. Selama setahun terakhir, Danantara memfokuskan langkah pada pembangunan sistem kelembagaan yang profesional dan transparan.

Kehadiran Presiden dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran Danantara dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Lembaga ini diproyeksikan menjadi pengelola aset negara yang mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa pengelolaan aset negara harus dijalankan dengan integritas dan tata kelola yang disiplin. Hal tersebut menjadi syarat utama agar aset negara dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Menurut Presiden, pembentukan Danantara merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan pengelolaan investasi negara dilakukan secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang bangsa.

“Kita bersyukur Indonesia kini memiliki sebuah lembaga pengelola investasi negara yang dapat disejajarkan dengan sovereign wealth fund di tingkat global. Dalam satu tahun ini sudah terlihat bahwa dengan manajemen yang baik, tata kelola yang disiplin, serta komitmen yang kuat, kinerja pengelolaan aset negara dapat meningkat secara signifikan. Namun capaian ini baru awal. Ke depan kita harus terus memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja agar pengelolaan aset negara benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia," ujar Presiden.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah menaruh harapan besar terhadap peran Danantara dalam memperkuat pengelolaan investasi nasional. Dengan pengelolaan yang profesional, aset negara diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan.

Satu Danantara Perkuat Sinergi BUMN

Perayaan satu tahun perjalanan Danantara mengusung tema “Satu Danantara”. Tema ini mencerminkan semangat kolaborasi seluruh BUMN dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pengelolaan investasi yang lebih terintegrasi.

Semangat tersebut diharapkan mampu mendorong sinergi antarperusahaan milik negara. Melalui kolaborasi yang solid, pengelolaan aset negara dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan ekonomi nasional.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan bahwa tahun pertama keberadaan lembaga ini difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola yang kuat.

Langkah tersebut dilakukan agar arah pengelolaan investasi negara tetap berpijak pada tujuan utama, yakni menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

“Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia,” ujarnya.

Menurut Rosan, pembangunan fondasi yang kuat menjadi langkah penting sebelum Danantara melangkah lebih jauh dalam menjalankan berbagai investasi strategis.

Dengan tata kelola yang baik, lembaga ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi aset negara sekaligus meningkatkan kontribusi ekonomi bagi Indonesia.

Selain itu, Danantara juga menekankan pentingnya memastikan bahwa hasil pembangunan tidak hanya tercermin dalam pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen pada Pendidikan dan Generasi Masa Depan

Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap masa depan generasi muda, kegiatan refleksi satu tahun Danantara juga diisi dengan program sosial yang menyasar sektor pendidikan.

Sebagai simbol dukungan terhadap generasi masa depan Indonesia, dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di berbagai daerah.

Program tersebut dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai wilayah Indonesia. Inisiatif ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia.

Sejumlah perusahaan BUMN turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan menyalurkan paket perlengkapan sekolah kepada para pelajar di berbagai daerah.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjadi salah satu perusahaan yang berpartisipasi dalam program tersebut.

BNI menyalurkan sebanyak 6.000 paket perlengkapan sekolah yang didistribusikan di Provinsi DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, dan Papua Tengah.

Langkah tersebut merupakan bagian dari kontribusi BNI dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui akses pendidikan yang lebih luas.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menyampaikan bahwa dukungan terhadap pendidikan menjadi bagian penting dalam membangun generasi penerus bangsa yang unggul.

"Partisipasi BNI dalam program ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk turut memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Kami meyakini bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Melalui dukungan ini, kami berharap anak-anak penerima manfaat semakin termotivasi untuk belajar dan meraih cita-cita mereka, sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa," ujar Putrama.

Melalui program tersebut, BNI berharap dapat mendorong semangat belajar generasi muda serta membuka lebih banyak peluang bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Inisiatif ini juga sejalan dengan agenda nasional dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

Momentum satu tahun perjalanan Danantara menjadi pengingat bahwa pengelolaan aset negara tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga harus memberikan dampak sosial yang nyata.

Rosan Roeslani menegaskan bahwa perjalanan Danantara masih berada pada tahap awal. Fokus utama saat ini adalah memastikan fondasi kelembagaan yang telah dibangun dapat diterjemahkan menjadi kinerja nyata.

“Satu tahun pertama ini adalah fase membangun fondasi. Ke depan, fokus kami adalah memastikan fondasi tersebut diterjemahkan menjadi kinerja yang nyata, melalui tata kelola yang kuat, pengelolaan aset negara yang profesional, serta investasi strategis yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan masa depan generasi Indonesia,” tutup Rosan.

Melalui komitmen tersebut, Danantara Indonesia diharapkan mampu menjadi motor penggerak pengelolaan investasi negara yang modern, transparan, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan Indonesia.