Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Kembali di Atas Rp16.800/US$, Terlemah Ketiga di Asia

Dian Sari Pertiwi
27 January 2026 10:08

Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada awal perdagangan hari ini. Rupiah bergerak searah dengan mata uang Asia lainnya.

Pada Selasa (27/1/2026), US$ 1 setara dengan Rp 16.785 kala pembukaan perdagangan pasar spot. Mata uang Tanah Air terdepresias tipis 0,03% dibandingkan hari sebelumnya.

Seiring perjalanan, depresiasi rupiah kian dalam. Pada pukul 10:03 WIB, rupiah melemah 0,17% ke Rp 16.808/US$.


Sementara mata uang Asia juga cenderung melemah. Baht Thailand jadi yang terlemah dengan depresiasi 0,42%.

Disusul oleh won Korea Selatan (0,35%), rupiah, dan peso Filipina (0,15%). Jadi, rupiah adalah mata uang terlemah ketiga di Benua Kuning.