Logo Bloomberg Technoz

Iran Blokir Selat Hormuz, Netanyahu Ancam Mojtaba Khamenei

Redaksi
13 March 2026 11:40

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Dok: Bloomberg)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei menegaskan pada Kamis (12/3) bahwa Iran akan terus berjuang dan membiarkan Selat Hormuz tetap tertutup sebagai posisi tawar melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Beberapa jam kemudian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan ancaman kepada pemimpin Iran tersebut, yang menjadi pernyataan publik pertamanya sejak perang dimulai.

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengeluarkan ancaman tersirat untuk membunuh Khamenei dan membela serangan militer terhadap Iran yang telah merenggut ribuan nyawa serta mengguncang pasar energi dan bursa saham global.

"Saya tidak akan mengeluarkan polis asuransi jiwa bagi pemimpin organisasi teroris mana pun. Saya tidak berniat memberikan rincian di sini mengenai apa yang kami rencanakan atau apa yang akan kami lakukan," ujar Netanyahu di depan dua bendera Israel sembari menjawab pertanyaan melalui sambungan video, seperti dilaporkan Reuters.


Di Iran, Khamenei tidak tampil secara langsung. Pernyataannya dibacakan oleh penyiar televisi negara. Hingga kini, belum ada gambar terbaru dirinya yang dirilis sejak serangan Israel di awal perang yang menewaskan sebagian besar keluarganya, termasuk istri dan ayahnya.

Dalam pernyataannya, Khamenei menyerukan kepada negara-negara tetangga untuk menutup pangkalan AS di wilayah mereka dan memperingatkan bahwa Iran akan terus menargetkan lokasi tersebut.