Dolar Goyah, Rupiah Semringah
Dian Sari Pertiwi
26 January 2026 15:34

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat 0,25% ke level Rp16.780/US$ di perdagangan spot hari ini, Senin (26/1/2026). Apresiasi rupiah dan mata uang Asia ditopang oleh kelesuan mata uang Negeri Adidaya.
Dolar AS mulai kehilangan pamornya. Mata uang Negeri Paman Sam melemah terhadap hampir seluruh mata uang utama setelah pasar menangkap sinyal kuat kemungkinan keterlibatan AS dalam intervensi valuta asing di Jepang.
Pada saat yang sama, emas menembus rekor psikologis barunya melampaui US$5.000/troy ons, menyusul lonjakan permintaan terhadap aset safe haven.
Indeks spot dolar Bloomberg merosot sebanyak 0,5% ke level terendah sejak September tahun lalu. Merosotnya nilai dolar dipicu oleh spekulasi bahwa bank sentral AS akan membantu Jepang menahan penguatan dolar terhadap yen. Sinyal kedua negara untuk menahan pelemahan yen langsung mengubah sentimen pasar dan justru menekan laju dolar AS secara luas.
"Peluang terjadinya intervensi valuta asing antara The Fed dan Kementerian Keuangan Jepang meningkat signifikan setelah laporan rate-check pada Jumat," kata Masahiko Loo, Analis Fixed income di State Street Investment Management, seperti dikutip Bloomberg News.































