Logo Bloomberg Technoz

Setelah seluruh calon diuji hari ini, Komisi XI DPR RI akan memutuskan kandidat yang terpilih mengisi jabatan Deputi Gubernur BI pada hari yang ini juga, tepatnya malam hari. Sebelum menentukan pilihan, para wakil rakyat akan terlebih dahulu melakukan rapat internal Komisi XI DPR RI. 

"Keputusan atas hasil fit and proper test Deputy Gubernur BI akan dilaksanakan pada rapat internal Komisi XI DPR RI pada hari Senin, 26 Januari 2026 pukul 18.30 WIB," ujar Misbakhun. 

Berikut profil singkat para kandidat calon Deputi Gubernur BI:

Dicky Kartikoyono

Dicky Kartikoyono merupakan pria kelahiran Jakarta pada 19 Desember 1967. Saat ini merupakan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI dan telah dijabat olehnya sejak 2023. 

Dia memang telah mulai meniti karir di otoritas moneter sejak 1995, dan terus melaju di berbagai jabatan unit BI seperti Kepala Grup Kebijakan Organisasi dan SDM.

Pada 2020, dia menjadi 2022, dia menjadi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia London hingga 2022, sebelum dipindahkan menjadi Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola pada 2022 hingga 2023.

Selain saat ini, Dicky juga pernah diusulkan menjadi calon Deputi Gubernur BI sesudah berakhirnya masa jabatan Doni P. Joewono pada Mei 2025 lalu bersama dengan Ricky P. Gozali. 

Thomas Djiwandono

Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono merupakan pria merupakan pria kelahiran Jakarta pada 7 Mei 1972 dan merupakan putra pertama dari Soedradjad Djiwandono, mantan Gubernur BI, dan Biantiningsih Miderawati, yang juga merupakan kakak kandung dari Prabowo.

Saat ini Thomas tengah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan kabinet Merah Putih era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kariernya, dia tercatat pernah magang menjadi wartawan kantor berita Majalah Tempo pada 1993, dan kemudian menjadi jurnalis di media Indonesia Business Weekly.

Pada 1996 hingga 1999, Thomas beralih profesi menjadi analis keuangan di Whitlock NatWest Securities, perusahaan keuangan grup NatWest yang berbasis di London, Inggris. Lalu, pada 1999-2000, dia kemudian menjadi konsultan di Castle Asia, sebuah perusahaan konsultasi dan penyedia forum CEO terkemuka saat itu.

Pada 2004, dia kembali bekerja di Comexindo International sebagai Direktur Pengembangan Bisnis, sebelum akhirnya menjadi CEO pada 2010 hingga 2024.

Solikin M. Juhro

Solikin M. Juhro lahir di Surabaya pada 1967. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Airlangga pada 1991. 

Selanjutnya, Solikin meraih gelar Master of Applied Economics dari University of Michigan pada 1998, gelar magister di bidang Ekonomi dari University of Maryland pada 2001, serta gelar doktor di bidang Ekonomi Moneter dari Universitas Indonesia pada 2005.

Sama dengan Dicky Kartikoyono, karier profesional Solikin dimulai di Bank Indonesia pada 1994. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia sejak 2023. 

Solikin bahkan pernah menduduki sejumlah posisi strategis, di bank sentral RI ini. Salah satunya sebagai Kepala Institut Bank Indonesia pada 2017–2022 dan Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2022–2023.

(lav)

No more pages