Menurut dia, pada wilayah Bogor Selatan, banyak WNA yang bertahan karena mengajukan permohonan suaka. Namun, mereka kemudian melakukan sejumlah kegiatan melanggar aturan yang tak jarang menimbulkan masalah dengan masyarakat sekitar.
"Bogor selatan ini punya problem. Warga negara dari Asia, dari Timur Tengah, dari Asia Tengah banyak datang minta suaka politik dan lain-lain sebagainya. Tapi kemudian sembari membuka usaha, restoran dan lain-lain," kata dia.
"Kemudian sebagai justifikasinya, mereka melakukan kawin kontrak, nikah siri dan lain-lain sebagainya.”
(dov/frg)
No more pages






























