Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Melemah, TBP Valas Berpotensi Naik? Ini Kata LPS

Pramesti Regita Cindy
23 January 2026 15:50

Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menegaskan belum ada rencana untuk menaikkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) simpanan valuta asing (valas) dalam waktu dekat, meski pelemahan Rupiah belakangan hampir menyentuh level Rp17.000 dan munculnya kekhawatiran adanya pergeseran simpanan masyarakat dari rupiah ke valas. 

Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba, menyampaikan TBP valas saat ini masih dipertahankan pada level 2% meskipun rupiah cenderung melemah dalam beberapa waktu terakhir.

"Bagaimana ke depan untuk TBP Valas? kami sampaikan bahwa memang termasuk TBP valas kita masih tetap pertahankan," kata Purba dalam konferensi pers LPS, dikutip Jumat (23/1/2026).


Meski tingkat suku bunga pasar (SBP) valas disebutnya masih ada yang diatas TBP acuan, namun ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama LPS menahan TBP valas agar tetap stabil. 

"Tapi karena tren penurunannya [SBP] itu sudah mendekati semakin mendekati TBP, itu salah satu pertimbangannya kita menahan TBP," tegasnya.