Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Loyo, Istana Perkuat Sektor Riil & Fundamental Ekonomi

Dovana Hasiana
23 January 2026 12:40

Mensesneg Prasetyo Hadi usai sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska Dewi)
Mensesneg Prasetyo Hadi usai sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska Dewi)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membeberkan isi pertemuan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Istana Negara Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Menurut Prasetyo, salah satu topik diskusi dalam pertemuan tersebut ialah terkait pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang sempat terdepresiasi hingga level terlemah sepanjang masa. 

Prasetyo menegaskan pemerintah akan memastikan fundamental ekonomi Indonesia semakin kuat. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas sekaligus memperkuat nilai tukar rupiah.


"Secara khusus yang paling penting adalah bagaimana kita memastikan bahwa fundamental ekonomi kuat. Kemudian, sektor-sektor riil, bagaimana didorong untuk tumbuh dan berkembang," kata Prasetyo di Istana Negara, dikutip Jumat (23/1/2026).

Menurut Prasetyo, kunci penguatan nilai tukar rupiah berasal dari fundamental ekonomi, khususnya terkait kondisi sektor riil yang terus dipacu agar lebih baik.